Sabtu, 23 Februari 2008

KITA HARUS KERAS TERHADAP DIRI SENDIRI


’’Jika kita keras terhadap diri sendiri, maka kehidupan akan lunak terhadap kita, sebaliknya jika kita lunak terhadap diri sendiri maka kehidupan akan keras terhadap kita.’’

Kita tentu sudah mengenal kalimat motivasi ini dari Bapak Motivator No. 1 Indonesia, Andrie Wongso. Kata-kata motivasi ini ditegaskan kembali oleh Johanes Ariffin Wijaya dalam sharing gratis bersama TKW di lapangan rumput Victoria Hongkong, Minggu [21/01]. Para peserta sharing sangat antusias mengikuti jalannya acara. Johanes Ariffin Wijaya adalah seorang inspirator, motivator, pengusaha, penulis buku-buku best seller -yang diantaranya meraih rekor MURI untuk buku I Love U yang pertama kali dijadikan souvenir pernikahan dan ditulis oleh pengantinnya sendiri.



Dalam acara sharing bersama yang berlangsung meriah, Johanes Ariffin Wijaya disamping memberi motivasi-motivasi, juga mengajari para peserta bagaimana BISA mematahkan pensil hanya dengan satu jari saja. Sebagai bukti bahwa para peserta bisa menghancurkan mental block [keraguan-keraguan] di dalam diri. Terbukti jika kita keras [yakin dan tidak ragu-ragu] terhadap diri kita maka sebatang pensil pun akan lunak (patah) dengan satu jari saja. Sebaliknya, jika kita lunak terhadap diri kita, maka sebatang pensil akan keras [tak terpatahkan] dan jari kita akan sakit.

Bukan itu saja, Johanes Ariffin Wijaya memperlihatkan bagaimana dia bisa menggabungkan tiga ikatan tali secara magic. Suatu ilustrasi tentang kekuatan dari "team work". Juga bagaimana dia bisa menebak kata secara magic. Pembicara yang banyak memberikan pelatihan-pelatihan seminar di berbagai kota di Indonesia itu memang unik. Dia yang masih berumur 29 tahun itu menggabungkan ilmu bangunan, ilmu motivasi/inspirasi dengan ilmu sulap yang merupakan salah satu hobinya. Menurut Johanes, magic atau sulap dapat digunakan sebagai metode pembelajaran yang efektif untuk dapat menginspirasi atau memotivasi orang.

Dalam pelatihan tersebut, yaitu mematahkan pensil hanya dengan satu jari, sekitar 10% dari jumlah peserta yang hadir saja yang berhasil mematahkan pensil tanpa gagal sama sekali, 40% berhasil setelah mengalami kegagalan, 25% mencoba namun gagal dan tidak mau mencoba lagi, dan 25% tidak pernah mencoba alias "No Action".

Buku-buku yang ditulisnya pun diserbu oleh para peserta bak kacang goreng di musim dingin. Buku-buku tersebut antara lain "8 Kualitas Mental Positif Untuk Meraih Sukses" -Gradien Book 2004(buku yang sangat luar biasa, karena dalam satu bulan mengalami naik cetak hingga dua kali), "Building Succes = Building Home" [Gradien Book, 2005], "Be A Superteen" (Gramedia Pustaka Utama, 2006), "I Love U" [&M Books 2006] Selain buku-bukunya, penulisnya sendiri yang didampingi istri tercinta, Mimi Kurniasari ditarik-tarik oleh peserta buat pose bersama. "Kapan lagi Mbak ada kesempatan langka kayak gini, minta tanda tangan plus foto bareng penulisnya" kata salah satu peserta acara.

Sebagai seorang trainer, Johanes Ariffin Wijaya telah berbicara di berbagai universitas, sekolah, perusahaan, dan lain-lain. Adapun topik-topik seminar dari Johanes Ariffin Wijaya antara lain: Born to Be Entrepreneur, Born to Win, Motivation for Success for an Entrepreneur, Get Your Amazing Success, Winning Spirit, Train for Trainer, dan Excellence and Performance Leadership.

Sebelum mengakhiri acara yang berlangsung dari pukul 12 siang sampai pukul 3 sore, Johanes Ariffin Wijaya berpesan kepada para TKW Hongkong bahwa "Jika kamu ingin menjadi seorang yang luar biasa, kamu harus mulai berpikir tentang tujuan hidupmu, percaya pada kemampuan dan potensi diri sendiri, bermimpi apa yang ingin kamu capai dan terakhir berani melakukan tindakan untuk mewujudkan mimpimu. Jika tidak berani bertindak, So What Gitu Loh !! Dan mimpi akan tinggal menjadi mimpi. [ENI KUSUMA, penulis buku ANDA LUAR BIASA!!! dan kolumnis pembelajar dot com]


Dari: Peduli Nomor 10

0 komentar: