This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sabtu, 26 September 2009

Berangkat ke Luar Negeri Berbekal Bahasa Tarzan

Ditolong ’’Toyib’’ di Negeri Arab Rumah yang tergolong mewah dibandingkan rumah lain di sekitarnya itu dikelilingi pagar tembok sebatas dada. Di garasi samping tampak terparkir dua buah mobil pribadi yang kelihatannya sangat terawat. Itulah rumah Sukarmin [45] warga Desa Sumberbening, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek, yang pernah nekad berangkat ke Arab Saudi berbekal bahasa Tarzan. Ketika Peduli dipersilakan masuk, ternyata ruang tamunya...

Usaha Penggilingan Gabah Keliling: Petani Panen Ikut Panen

Selama masih ada petani menanam padi, mesin giling [huller] pasti dibutuhkan. Dulu, untuk jadi pengusaha penggilingan padi mesti punya modal lebih besar [daripada yang dibutuhkan sekarang], karena mesti memiliki mesin giling standard an memiliki lahan yang cukup. Oh, tidak hanya itu. Punya lahan pun, jika lokasinya tidak memungkinkan pasti akan menemui kendala. Karena, selain mengeluarkan limbah [debu] dan kebisingan suaranya juga bisa mengganggu...

Membangun Rumah dan Menyekolahkan Anak dengan Memroduksi Alen-alen

Kutha Trenggalek, Kutha Trenggalek kinupengan gunung-gunung tepung gelang …. Alen-alen tekan mancapraja [Syair yang dipetik dari Mars Kutha Trenggalek itu kurang lebih berarti bahwa Kota Trenggalek dikelilingi gunung-gunung. Dan produksi alen-alen-nya terpasarkan hingga ke daerah lain]. Begitulah. Salah satu jajan [biasa dibeli sebagai oleh-oleh] khas Trenggalek, Jawa Timur, adalah alen-alen [mengandung pengertian: seperti ali-ali atau cincin]. Bahan dasar alen-alen adalah tepung ketela/tapioka. jajanan yang bentuknya seperti cincin ini terbuat...

Caping:Laris Manis Saat 17-an dan Musim Panas

Di tengah maraknya produk-produk modern yang hadir di negeri Indonesia, pria bernama singkat Kasiadi (58) ini justru percaya diri dan mantap menjual barang yang sangat sederhana, caping. Pria asal Lamongan ini sejak tahun 1985 telah berjualan caping di sepanjang jalan Embong Cerme Surabaya. ’’Saya jualan disini (Embong Cerme, red) sejak tahun 85’ dan mungkin sekarang saya satu-satunya penjual caping di Surabaya,’’ kelakar pria murah senyum ini. Karena jarangnya penjual caping di Surabaya, hingga sekarang Kasiadi justru eksis menggeluti usaha...

Telaga Ngebel di Ponorogo

Saat musim durian, plesir ke Telaga Ngebel sangatlah tepat. Di kiri-kanan jalan sepanjang beberapa kilometer menjelang dan di tepi jalan lingkar telaga, banyak warung buah. Ada salak, pisang, lengkeng, rambutan, dan maskotnya tentu saja adalah durian. Setelah mencicipi nikmatnya nasi tiwul ikan telaga, boleh pula pulang bawa oleh-oleh buah durian. Telaga Ngebel berada di arah timur laut, sekitar 24 km dari kota Ponorogo. Di ketinggian 734 meter...

Usaha Meracang di Tengah Himpitan Minimarket [3]

Usaha meracang telah dilakoni perempuan lulusan Universitas Airlangga jurusan Ekonomi Akuntansi ini. Sejak menikah Nur Azizah memang memfokuskan diri menjadi ibu rumah tangga. Setelah putra-putrinya beranjak besar, ia kemudian memutuskan membuka meracang di depan rumahnya untuk mengisi kesibukan. Zizah –begitu ia akrab dipanggil, menjual aneka kebutuhan pokok rumah tangga. Ada gula, beras, minyak goreng, telur, mie instant, kosmetika, kebutuhan...

Usaha Meracang di Tengah Himpitan Minimarket [2]

Begitu lulus SMU, pria ini langsung memutuskan membantu orangtuanya melanjutkan bisnis meracang. Telah berpuluh-puluh tahun orangtua Kafi Maulana membangun bisnisnya ini. ’’Saya nggak ingat kapan orangtua buka usaha ini. Tapi, sejak saya lahir orangtua sudah punya usaha ini,’’ jelas pria single yang lahir 1975 ini. Sebenarnya Kafi sempat ingin bekerja di pabrik atau kerja kantoran, namun melihat orangtuanya sudah cukup tua, Kafi bersama kakak perempuannya memilih meneruskan bisnis keluarganya. Toko Kafi yang terletak di pinggir jalan Gedangan...

Usaha Meracang di Tengah Himpitan Minimarket [1]

Usaha meracang (toko kelontong) sering menjadi alterntif utama usaha sampingan rumah tangga. Selain tak butuh modal besar, usaha meracang bisa dilakukan di rumah, garasi, atau membuat toko kecil di areal rumah. Mau tak mau, meracang memang dibutuhkan oleh masyarakat. Apalagi bila letak rumah cukup jauh dari pasar atau pertokoan. Meski untung sedikit, usaha meracang menjadi usaha sampingan yang hingga kini dipilih banyak orang. Meracang biasa ditemui dalam dua jenis, yakni meracang yang menjual kebutuhan pokok basah seperti sayur-mayur dan lauk-pauk,...

Jumat, 25 September 2009

Yuliati, 50 Tahun Tekuni Bisnis Rias Pengantin

Buka Kursus Rias, Masak, dan Membuat Aksesoris KETEKUNAN, keuletan dan kerja keras adalah modal utama yang dimiliki Yuliati, pemilik Yulia Sanggar Rias dan Salon. Karena itu, wanita kelahiran 20 Juli 1940 ini bisa eksis selama 50 tahun berkarya dalam bisnis wedding, yang memang sudah sejak lama ia gemari. ’’Saya sangat senang dengan dunia fashion dan kecantikan. Kok rasanya kagum melihat orang-orang jadi lebih cantik ketika usai didandani. Karena itu saya berkomitmen akan terus menjalankan bisnis ini dengan sungguh-sungguh,’’ ujarnya mengawali...

Bisnis Keluarga: Membuat Kue Pelikipu

KUE atau jajanan yang diakui sebagai khas Trenggalek (Jawa Timur) ini punya setidaknya dua nama. Ia dikenal sebagai kue manco, tetapi tampaknya lebih dikenal dengan sebutan yang, mohon maaf, berkonotasi saru, yakni pelikipu. Asal tahu saja, dalam Indonesia, pelikipu itu berarti: penis mandi debu! Selain alen-alen dan tempe kripik, kue manco ini juga diakui sebagai salah satu jajanan khas Kota Trenggalek. Kue ini dibuat dari bahan tepung beras ketan, gula, dan wijen. Ada salah satu jenis lagi yang tidak menggunakan wijen tepi dengan menggunakan...

Pembuatan Sapu Ijuk Beromzet Rp 17 Juta/Bulan

Sapu ijuk, keset dari kain perca, kelihatannya sepele. Tapi, jika ditekuni, ia bisa mengantar siapa pun yang sudi menekuninya untuk menjadi jutawan.Desa Jabalsari, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung dikenal dengan industri rumahan-nya yang memproduksi peralatan kebersihan rumah tangga. Salah satu pelaku usaha rumahan tersebut ialah Siti Rukoyah (50) warga RT 1/1, Desa Jabalsari, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung yang menekuni usaha pembuatan alat-alat pembersih rumah tangga khususnya sapu dan keset. Usaha ini Ia rintis bersama suaminya...

Membuat Kurungan sebagai Pekerjaan Sambilan

Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, memang sejak lama terkenal sebagai pusat produksi barang-barang kerajinan berbahan dasar bambu. Dusun Nglaban, Desa Karanganyar, misanya, sejak lama dikenal sebagai penghasil sangkar atau kurungan burung dan ayam. Padahal, barang-barang kerajinan itu dihasilkan hanya dengan semangat sinambi kalane nganggur alias sebagai pengisi waktu senggang ketika sepi pekerjaan bertani. Salah seorang perajin sangkar itu adalah Parwi (39). Sebenarnya pekerjaan utama Parwi adalah bertani. Namun, kala senggang...

Menjadi Buruh untuk Berguru

Bisnis Perbaikan Jok Motor/Mobil Ini kisah tentang seorang anak manusia yang tergolong gigih di dalam hidupnya. Untuk mendapatkan ketrampilan merawat dan memperbaiki jok motor/mobil, harjito menjadi buruh. Walau tanpa tanda/ijasah/sertifikat, Harjito boleh dikata telah lulus dengan predikat memuaskan. Kini, ia tak hanya berhasil mmbuka lapangan kerja bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi orang lain. Sudah 10 tahun usaha servis jok sepeda motor dan mobil ini digeluti Suharjito (27) warga Desa Salamwates, Kecamatan Dongko, Trenggalek. Ketrampilan...

Nyantol di (Pisang) Negri Sendiri

Setelah Berburu Rezeki di Tiga Negara Suroso(40) warga desa Keboireng Kecamatan Besuki Kabupaten Tulungagung ini di desanya dikenal sebagai pedagang pisang. Kegiatan usaha ini dijalani baru sekitar 2 tahun berjalan. Tiap hari Suroso berkeliling kampung untuk membeli pisang dari petani, terutama di wilayah Prigi dan Munjungan, dua kecamatan di Kabupaten Trenggalek. Begitu berhasil mengumpulkan pisang sepenuh mobil pikcup barulah Suroso menjualnya ke Kediri, kepada pelanggan tetapnya. Paling tidak dalam sepekan ia dapat mengirimkan satu pikcup...

Pengusaha Rengginang di Trenggalek kurang Kreatif

Ada yang menyebutnya rengginang, tetai ada pula yang menamainya kresek. Kue atau jajanan yang terbuat dari beras ketan ini sepertinya merupakan kue yang wajib ada dalam setiap acara hajatan ataupun pesta pernikahan bagi masyarakat di wilayah Trenggalek, Ponorogo, dan Pacitan, khususnya warga pedesaan. Kue ini termasuk kue khas yang sudah tak ketahuan lagi siapa pencipta pertamanya. Krecek biasanya dibuat dalam bentuk bundar, warnanya putih, coklat kehitaman (yang terbuat dari ketan hitam) dengan rasa khas gurih dan renyah, dan sangat cocok bila...

Memroduksi Gula Jawa

Geno Jadi Pioner di Kabupaten Trenggalek Sudah sekitar 2 tahun berjalan, perekonomiaan masyarakat Kecamatan Pule makin menggeliat. Setelah pembudidayaan sapi perah menunjukkan keberhasilasn, kini di kecamatan tersebut, tepatnya di Desa Krajan (300 m sebelah barat Pasar Pule), dikembangkan pabrik pengolahan gula jawa dari tebu. Pelaku sekaligus pemilik usaha ini adalah Geno (50). Ayah seorang anak hasil dari pernikahannya dengan Wagiyem (45) ini, baru 2 bulan mendirikan usaha penggilingan tebu untuk dijadikan gula jawa. Usaha itu dibuka Geno...

Tapioka Mendongkrak Harga Singkong

Ketela pohon merupakan komuditas pertanian yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat Trenggalek terutama warga pedesaan. Disamping sebagai bahan makanan pokok, untuk menambah nilai jual, ketela pohon dapat diolah menjadi bermacam jenis makanan (jajanan) semisal kripik, gethuk, alen-alen, dan sebagainya. Selain itu, ketela pohon dapat diolah atau diproses menjadi tepung tapioca sebagai bahan dasar berbagai macam kue. Salah satu pengsaha yang melakukan proses pembuatan tepung tapioka adalah Aminah (49) warga Dusun Oro-Oro Ombo Desa Pogalan, Kecamatan...

Udik Setia Adi, Pembuat Kerajinan Kayu

Dari Peralatan Dapur Rambah Kerajinan Kayu Sepuluh tahun lalu, Malang dikenal sebagai produsen peralatan dapur berbahan kayu, seperti misalnya cobek, sendok nasi, bakul dan masih banyak lagi. Namun seiring masuknya produk-produk peralatan dapur dari luar negeri yang lebih murah dan berkualitas, produk-produk dari Malang mulai tersisih. Padahal ratusan masyarakat Malang hidup dari bisnis ini, salah satunya Udik Setia Adi. Untuk itulah pria yang akrab dipanggil Udik ini memutar otak bagaimana membangkitkan kembali usaha ini. ’’Dulu produk-produk...

Lilik Sriyati, Produsen Telur Asin Aneka Rasa

Rasa Original hingga Buah-buahan Pernah merasakan telur asin rasa strawberry atau rasa coklat? Kedengarannya aneh, namun setelah dicoba ternyata rasanya sangat lezat. Telur asin aneka rasa ini hanya bisa didapatkan di tangan Lilik Sriyati, pembuat telur asin bermerek ’Ilham’. Wanita yang berdomisili di Mastrip Waru Gunung Karang Pilang Surabaya, punya ide menciptakan ragam rasa telur asin setelah banyaknya pesanan telur asin datang padanya. ’’Waktu itu sekitar tahun 2002 saya mulai bisa membuat telur asin dan coba-coba jualan. Di hari pertama...

Taman Wisata Sengkaling

Dilengkapi Taman Satwa, Kapal Misteri, hingga Arena Go-Kart Meski telah berusia lebih dri 20 tahun, tempat wisata yang dulu dikenal sebagai Pemandian Sengkaling ini tetap menjadi pilihan pengunjung terutama anak-anak. Pasalnya, pihak manajemen Sengkaling telah memperbarui dan melengkapi segala fasilitasnya. Mulai taman satwa yang dilengkapi goa buatan, arena Bom-bom Car dan Go-Kart. Beberapa fasilitas yang telah lama ada seperti Kapal Misteri Bajak Laut dan berbagai kapal yang disewakan juga telah berwajah ‘baru’. Fasilitas kapal yang disewakan...

13 Tahun Membakar Jagung

Panen Rupiah Saat Libur Sekolah Berjualan kecil-kecilan seperti jagung bakar di tempat wisata rupanya cukup menguntungkan. Siti Zaenab (39) misalnya yang telah 13 tahun memasarkan jagung bakarnya di tempat wisata Sengkaling. Untuk menyiasati agar tetap untung, ia hanya berjualan saat ramai pengunjung saja. Penasaran bagaimana kisahnya? 13 tahun bukanlah waktu yang pendek untuk menekuni suatu pekerjaan. Tapi itulah yang dilakukan Siti Zaenab yang...

Budidaya Buah Naga [2]

Cara Budidaya yang Baik untuk Produktivitas Buah naga mudah sekali tumbuh. Meski begitu, penerapan teknik budidaya yang baik menjadi kenicayaan agar tinggi produktivitasnya dan bagus kualitas buahnya sehingga memberikan keuntungan optimal. Untuk itu, serangkaian proses mesti dilalui, meliputi penyiapan lahan dan perlengkapan tanam, penyiapan bibit, penanaman, pemupukan, pembumbunan, penyiraman, pemberantasan hama dan penyakit, pemangkasan, dan seleksi bunga dan buah. Ada 2 sistem budidaya, menurut Tulus Subagyo. Yakni, sistem tunggal dan sistem...

Budidaya Buah Naga [1]

Untung Rp 6,5 Juta/Bulan di Tahun Pertama Seperti apa rasa buah naga, ini masih asing bagi banyak orang Indonesia. Sebab, nama buahnya saja—buah naga—masih terdengar asing di telinga. Maklum, tak seperti jeruk atau mangga, buah naga tak dijual di banyak tempat. Hingga kini, buah naga hanya dijual di beberapa supermarket dan toko buah. Bagaimana peluang bisnis buah ini? Buah naga (dragon fruit) ukurannya agak besar dan saat matang bentuknya oval. Buah yang juga dikenal dengan nama pitahaya ini beratnya sekitar 200--800 gram/buah. Saat matang,...

Sate Cempe [3]

Gampang Diolah Saban hari kedai ’Sate Kambing Barongan’ milik Unik dan istrinya itu selalu dipenuhi pelanggan. Utamanya pada jam makan siang dan makan malam. Padahal, sang pemilik kedai yang dibukanya selama 24 jam non stop ini mengaku tak punya resep khusus. Padahal, jalinan dagingnya terasa begitu empuk dan sama sekali tak berbau amis khas daging kambing. ’’Kalau resep khusus nggak ada. Ini sama saja seperti sate biasanya,’’ aku Unik. Bumbunya pun sama seperti bumbu sate pada umumnya. Yaitu, bumbu kecap dengan sedikit kacang tanah yang ditumbuk...

Sate Cempe [2

Selalu Berusaha Familier pada Pelanggan Membuka usaha kedai sate hingga meraih omzet mencapai Rp 200 juta memang tak mudah. Jika ditanya tentang kiat bisnisnya untuk meraih sukses seperti sekarang Unik hanya menjawab bahwa ia lebih mengdepankan kejujuran ketimbang manajemen untuk mengelola keuangannya. Bahkan, sang pegawai pun lebih sreg disebutnya sebagai rekan kerja. ’’Saya selalu berusaha untuk melatih diri dan menanamkan kejujuran di benak rekan kerja Saya. Sehingga, semuanya (pegawai-Red) bebas untuk pegang kasir. Nggak harus dipegang oleh...

Sate Cempe [1]

Jualan Sate Cempe, Raih Omzet Fantastis! Pengin kaya mendadak? Anda bisa coba ikuti jejak Pak Unik (45), begitu ia akrab disapa, pedagang sate cempe yang baru 7 bulan ini bisa menikmati kesuksesan setelah enam tahun jungkir-balik. Pemilik ’Sate Kambing Barongan’ di Jl Wonocolo 65, Sepanjang, Sidoarjo ini pernah terbelit hutang hampir senilai Rp 1 milyar gara-gara usahanya ini. Apa ya kunci suksesnya? Berbisnis makanan hingga saat ini memang menjadi ladang bagus yang masih bisa digarap. Meski awalnya harus jungkir-balik, bila mau berusaha dan...